BALI
Indeks
Nasional

Tabrakan Empat Kendaraan di Tol Slipi Tewaskan Sopir dan Kernet Kontainer

Tabrakan tol slipi menjadi sorotan setelah kecelakaan beruntun di Tol Dalam Kota Jakarta menewaskan dua awak kendaraan kontainer pada Minggu dini hari. Peristiwa di KM 11.400 B kawasan Slipi, Jakarta Barat, terjadi sekitar pukul 04.30 WIB dan melibatkan empat kendaraan yang melaju ke arah timur. Bagi pembaca di Denpasar dan Bali yang kerap menempuh perjalanan darat ke ibu kota, rincian resmi ini relevan sebagai pengingat soal kewaspadaan di jalan tol padat.

Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan lokasi kejadian berada di lajur tol dalam kota. Empat unit yang terlibat mencakup dua truk, satu minibus Sigra, serta satu kendaraan kontainer. Dua orang dinyatakan meninggal di tempat, lalu jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses selanjutnya.

Urutan kendaraan dan titik kejadian di Slipi

Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala, dua truk bernomor polisi B 9230 AH dan B 9201 UVY serta minibus Sigra F 1372 VN bergerak dari arah Slipi menuju timur di lajur satu. Di titik KM 11.400, kontainer B 9428 UWV menyenggol bagian tanduk depan salah satu truk.

Setelah bersenggolan, kontainer oleng, menabrak pembatas jalan serta pohon di jalur arteri, lalu berhenti dalam posisi terbalik dengan roda kanan menghadap ke atas. Analisis awal menyebut kontainer diduga tidak menjaga jarak aman terhadap kendaraan di depannya. Fakta nomor polisi dan arah laju ini disampaikan petugas saat konfirmasi pada hari yang sama.

Korban jiwa dan kondisi kendaraan

Pengemudi kontainer bersama kernetnya menjadi korban yang meninggal di lokasi. Tidak ada keterangan resmi tambahan mengenai korban luka dari tiga kendaraan lain pada rilis awal tersebut. Evakuasi jenazah diarahkan ke RSCM sebagai rumah sakit rujukan.

Kerusakan terekam pada beberapa unit: bagian depan truk mengalami benturan, minibus Sigra rusak di bagian belakang, sedangkan kontainer yang terguling rusak di sisi depan. Petugas menekankan bahwa data kerusakan mendukung rekonstruksi arah tabrakan dan posisi akhir kendaraan di TKP.

Olah TKP dan pengamanan barang bukti

Ditlantas Polda Metro Jaya turun ke lapangan bersama pengelola tol terkait. Olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk memetakan jejak rem, posisi benturan, serta barang bukti yang relevan bagi penyelidikan. Pengamanan bukti bertujuan menjaga keutuhan data sebelum lalu lintas dipulihkan sepenuhnya.

Pihak kepolisian belum mempublikasikan kesimpulan akhir soal kelalaian atau sanksi. Yang ditegaskan baru dugaan awal terkait jarak aman kontainer. Proses penyelidikan masih berjalan sesuai prosedur laka lantas di jalan tol.

Catatan keselamatan bagi pemudik dan wisatawan Bali

Meski peristiwa terjadi di Jakarta, pola kecelakaan dini hari di tol sering menjadi rujukan edukasi bagi pengemudi antarprovinsi, termasuk dari Bali yang menuju Jawa. Menjaga jarak, menyesuaikan kecepatan saat volume kendaraan berkurang di pagi buta, serta memastikan kondisi awak tetap fit merupakan prinsip dasar yang berulang kali diingatkan otoritas lalu lintas.

  • Periksa jarak aman terutama di belakang kendaraan besar.
  • Hindari kecepatan berlebih saat lajur relatif lengang dini hari.
  • Segera hubungi saluran darurat tol bila menyaksikan digan atau kecelakaan.

Kecelakaan di Tol Dalam Kota KM 11.400 B Slipi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB merenggut dua nyawa awak kontainer dan merusak empat kendaraan. Polisi menempatkan dugaan jarak aman sebagai titik tolak olah TKP, sementara jenazah telah dibawa ke RSCM. Informasi lanjutan menunggu hasil penyelidikan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Sumber: Liputan6.

Tag: kecelakaan tol, tol slipi, jakarta barat, laka lantas, ditlantas polda metro, keselamatan berkendara, kontainer terbalik, berita nasional