BALI
Indeks
Nasional

Hendra Setiawan di Reuni Padel UNM: Menjaga Jejaring Alumni sambil Berkarier Ganda

Gelombang silaturahmi alumni kembali terasa di Jakarta Timur saat Nusa Mandiri Padel Reunion 2026 digelar di Numa Padel, Jatiwaringin, Sabtu (29/8/2026). Bagi pembaca di Denpasar dan Bali yang mengikuti jejaring kampus digital bisnis, reuni padel UNM ini menarik karena menempatkan olahraga sebagai jembatan berbagi pengalaman karier, bukan sekadar pertandingan santai.

Salah satu wajah yang hadir adalah Hendra Setiawan, lulusan Pascasarjana Ilmu Komputer STMIK Nusa Mandiri angkatan yang menuntaskan studi pada 2017—sebelum institusi itu bertransformasi menjadi Universitas Nusa Mandiri. Kini ia dipercaya sebagai IT Manager di PT Pioneerindo Gourmet International atau CFC Indonesia, seraya tetap mengajar dan menjadi konsultan TI di sejumlah sekolah.

Lapangan padel sebagai ruang silaturahmi lintas angkatan

Suasana di Numa Padel berbeda dari forum formal kampus. Fun game padel mempertemukan lulusan dari beragam angkatan tanpa sekat birokrasi. Hendra mengaku baru pertama kali memegang raket cabang olahraga tersebut, namun ia sengaja memenuhi undangan karena lama menantikan kesempatan bertemu kembali.

“Ini pertama kali saya untuk bermain padel. Saya memenuhi undangan karena ini saya tunggu-tunggu. Lagi-lagi alumni adalah bagian dari kampus yang tidak boleh terlepas,” ujarnya dalam perbincangan yang berlangsung Sabtu (28/8/2026). Baginya, nilai reuni terletak pada komunikasi lintas angkatan, tukar pikiran, dan saling berbagi cerita profesional.

Jejak akademik yang masih diingat hingga kini

Sebelum menduduki kursi manajerial di industri makanan dan minuman, Hendra menempuh pendidikan pascasarjana di lingkungan yang kala itu masih bernama STMIK Nusa Mandiri. Pengalaman yang paling membekas adalah mata kuliah Pemrograman Java di bawah bimbingan Windu Gata. Ia meraih nilai sempurna pada Ujian Tengah Semester maupun Ujian Akhir Semester.

Capaian itu, menurutnya, hanya satu potongan dari perjalanan belajar. Interaksi dengan dosen, tantangan tugas, dan kebersamaan teman sekelas justru membentuk bekal saat memasuki dunia kerja. Pola hubungan dosen-mahasiswa yang aktif dan tidak kaku ia nilai sebagai keunggulan yang patut dijaga kampus.

Dua peran: pagi di industri, malam di kelas

Rutinitas Hendra kini terbagi jelas. Pagi hingga sore ia menangani tanggung jawab teknologi informasi di CFC Indonesia. Malam hari ia beralih ke ruang kelas sebagai dosen. Motivasinya bukan sekadar menambah kesibukan, melainkan menyalurkan ilmu sekaligus menunaikan harapan ibunya agar salah satu anak menjadi pengajar.

“Saya bekerja di sana dari pagi sampai sore. Kemudian saya malamnya mengajar. Karena mengajar adalah bagian dari kesempatan saya membagikan ilmu kepada yang lain,” jelasnya. Ia mensyukuri keduanya berjalan beriringan: profesi IT Manager di perusahaan F&B dan peran dosen yang selama ini dicita-citakan keluarga.

  • IT Manager di CFC Indonesia pada jam industri
  • Dosen dan konsultan TI di luar jam kantor
  • Aktif menjaga komunikasi antaralumni UNM

Pesan untuk mahasiswa dan komitmen kampus berusia 25 tahun

Memasuki momentum usia kampus yang ke-25 tahun, Hendra memberi apresiasi pada lulusan yang dihasilkan serta kompetensi dosen. Interaksi yang dekat, katanya, membuat proses belajar terasa mendukung. Ia berharap komitmen itu terus dirawat agar Universitas Nusa Mandiri semakin berkah dan sukses ke depan.

Kepada calon mahasiswa, ia menekankan bahwa lingkungan akademik yang responsif perlu diimbangi etos belajar. “Buat adik-adik sekalian, kalian tidak bakalan kecewa untuk masuk Universitas Nusa Mandiri, karena ini adalah kampus yang paling baik di antara yang lainnya. Interaksi dosen dengan mahasiswanya luar biasa,” katanya, sambil mengingatkan bahwa hasil pendidikan tetap ditentukan kerja keras individu.

Bagi komunitas pembaca Seputar Bali yang menaruh perhatian pada pengembangan SDM dan jejaring alumni, kisah Hendra menegaskan satu hal sederhana: wisuda bukan titik akhir hubungan dengan almamater. Lapangan padel di Jatiwaringin menjadi bukti bahwa olahraga ringan mampu menghidupkan kembali saluran berbagi antara industri, ruang kuliah, dan generasi berikutnya. Reuni padel UNM dengan demikian berfungsi ganda—menjaga silaturahmi sekaligus memperluas wawasan karier di bidang teknologi.

Sumber: Republika.

Tag: reuni padel, alumni UNM, Hendra Setiawan, IT Manager, CFC Indonesia, dosen, Nusa Mandiri, silaturahmi alumni